Komik Bencana Malu : Kalau Tak Tahu Malu Berbuatlah Sesukamu | One God Believer
Rp 58.650
-15%
Rp 99.000
Rp 99.000
Beli minimal 3 buku buat dapetin diskon 1%!



emenjak hijrah ke Madinah, tekanan yang dihadapi kaum muslimin bukanlah mereda. Kaum Quraisy terus melakukan penyiksaan, bahkan harta kaum muslimin yang ditinggal di Kota Makkah semuanya dirampas dan dijualbelikan oleh kalifah dagang Quraisy ke Syam. Turunlah perintah Allah dalam surat Al-Hajj ayat 39, "Diizinkan (berperang) kepada orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dizalimi. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuasa membela mereka." Rasulullah beberapa kali mengirimkan pasukannya baik dalam jumlah kecil maupun besar untuk mencegat khafilah dagang kaum Quraisy. Beberapa kali tidak terjadi bentrokan, hingga akhirnya, terjadilah pertumpahan darah di Lembah Badar. Rasulullah berangkat meninggalkan Madinah dengan membawa sekitar 300 pasukan untuk mencegat khafilah dagang yang dipimpin Abu Sufyan. Rasulullah tidak berniat untuk perang besar sehingga pasukan saat itu tidak membawa persenjataan lengkap. Ternyata, rencana pencegatan itu sudah diketahui oleh kaum Quraisy, sehingga mereka mengirim pasukan dengan jumlah yang lebih besar. Rasulullah SAW bersama para sahabat disudutkan pada dua pilihan: mengejar kafilah Abu Sufyan yang telah mengetahui rencana Rasulullah SAW dan mengambil jalur lainnya atau menghadapi pasukan Quraisy yang dikirim Abu Sufyan untuk melindungi kafilah.
Belum ada ulasan untuk buku ini
Hanya pembeli buku ini yang bisa melakukan ulasan untuk memastikan ulasan yang jujur dan akurat.
