Komik Bencana Malu : Kalau Tak Tahu Malu Berbuatlah Sesukamu | One God Believer
Rp 58.650

Rp 50.150
Rp 50.150


Menjaga ucapan dalam kehidupan sehari-hari ternyata bukan perkara mudah, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Tanpa sadar, kita sering kali mengabaikan etika berbicara saat mengobrol santai, bercanda, atau bahkan ketika berinteraksi di media sosial. Kebiasaan buruk seperti mencela, memaki, atau sekadar membicarakan hal yang tidak berguna sering dianggap sepele. Padahal, lisan yang tidak dijaga bisa menjadi sumber masalah besar yang merusak hubungan antarmanusia dan membahayakan sisi spiritual kita. Oleh karena itu, dibutuhkan media pengingat yang ringan namun sarat makna agar seluruh anggota keluarga bisa mengevaluasi diri bersama-sama tanpa merasa sedang dihakimi. Sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, kini hadir "Komik Bencana Lisan Volume 1: Dosa-Dosa Lisan yang Dilarang Nabi" terbitan One God Believer. Komik ini sebenarnya pernah diterbitkan sekitar tahun 2016 dengan judul "BENCANA LISAN", dan kini hadir kembali dengan banyak revisi agar lebih ramah dibaca oleh anak-anak sekaligus tetap berbobot untuk pembaca dewasa. Mengambil referensi dari literatur para ulama, komik ini mengupas tuntas berbagai dosa lisan berbahaya yang dekat dengan keseharian—mulai dari ucapan tak berguna, mencaci, menuduh kafir, mencela orang tua, hingga bersenda gurau yang terlarang. Menariknya, komik ini juga menggali detail kesalahan lisan yang jarang diketahui, seperti bahaya membicarakan gaya hidup bermewah-mewah orang kaya hingga larangan memuji pelaku kemaksiatan. Dengan bahasa visual yang santai dan cerita yang sangat dekat dengan realitas, komik ini menjadi bacaan yang sangat inklusif untuk semua umur. Melalui ilustrasi strip hitam-putih yang disajikan, setiap anggota keluarga diajak untuk belajar bersama, memilah mana sosok yang layak ditiru, serta meneladani Rasulullah ﷺ sebagai sebaik-baik teladan. Menghadirkan komik edukatif ini di rumah bukan hanya efektif mengisi waktu luang dengan literasi yang bermanfaat, melainkan juga menjadi sarana yang pas untuk melatih nalar kritis dan refleksi diri demi membangun karakter serta akhlak keluarga yang jauh lebih baik.
Belum ada ulasan untuk buku ini
Hanya pembeli buku ini yang bisa melakukan ulasan untuk memastikan ulasan yang jujur dan akurat.
